Tanda Keperawanan Bukan dari Pengeluaran Darah saat Melakukan Hubungan Seksual Pertama

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Pada perkembangan zaman ini masih beredarnya pemahaman yang keliru mengenai adanya hubungan antara selaput dara yang masih utuh dengan darah yang keluar dari vagina pada saat melakukan hubungan seksual pertama akibat selaput dara yang robek. Berbagai studi medis dan ilmiah telah menyanggah asumsi tersebut dan menunjukkan tidak ada bukti yang dapat mendukungnya.

    Selaput dara adalah selaput yang relatif kurang pembuluh darah sehingga meskipun robek tidak akan mengeluarkan darah. Penetrasi/hubungan seksual yang dipaksakan dan kurangnya lubrikasi (cairan pelicin) dapat menyebabkan luka goresan pada dinding vagina. Sehingga hal ini dapat menyebabkan pengeluran darah/noda darah pada sprei, bukan karena trauma pada selaput dara.

    Pendarahan tidak selalu terjadi pada perempuan setelah hubungan seksual yang pertama. Sebagian wanita tidak mengalami pendarahan pada hubungan seksual pertama, hal ini normal. Literatur medis mengaitkan pendarahan vagina setelah melakukan hubungan seksual yang pertama, dengan berbagai faktor kemungkinan lain termasuk penetrasi yang dipaksakan, kurangnya lubrikasi, dan infeksi.

    Pembentukan Selaput Dara

    Pada kehidupan pertama bayi baru lahir, selaput dara membuka dan bergeser ke bagian luar alat kelamin pada kebanyakan bayi perempuan. Jaringan
    selaput dara biasanya mengecil pada saat kelahiran sampai tersisa beberapa milimeter saja, dan konfigurasinya bervariasi secara bentuk, ukuran dan kelenturan pada masa kanak-kanak, dan berubah sepanjang kehidupan dewasa.

    Biasanya, selaput dara anak perempuan memiliki bukaan yang sangat bervariasi ukurannya, untuk menstruasi. Selaput dara berbeda ukuran dan bentuknya dari beberapa milimeter sampai beberapa sentimeter tergantung usia, tahapan perkembangan seksual dan status hormon.

    Perubahan Selaput Dara pada Pubertas

    Pada masa pra pubertas perempuan, selaput dara dan vagina berukuran lebih kecil dan tidak elastis seperti di masa remaja dan dewasa, dengan demikian trauma akibat penetrasi dapat lebih terlihat dan lebih menampakkan ciri-ciri tertentu. Pada masa pasca pubertas, selaput dara dapat meregang, sehingga memungkinkan penetrasi vagina dengan cedera yang minim. Hanya sedikit perempuan yang menunjukkan perubahan pada diagnosa selaput dara akibat trauma penetrasi.

    Keadaan Selaput Dara pada Korban Pemerkosaan

    Studi tentang korban dari serangan seksual juga memberikan bukti bahwa selaput dara tidak selalu robek atau mengalami kerusakan yang nyata akibat penetrasi yang dipaksakan. Sebagian besar wanita korban serangan seksual (pemerkosaan) mengalami perforasi (luka) selaput dara yang tidak beraturan, beda dengan melakukan hubungan seksual atas dasar suka sama suka, robekan selaput dara akan terlihat rapi.

    Penyebab lain Kerusakan Selaput Dara

    Demikian pula, keutuhan selaput dara bisa dirusak oleh berbagai penyebab lain di luar hubungan seksual salah satunya adalah

    1. Kecelakaan atau cidera

    Beberapa penelitian menyebutkan jika robeknya selaput bisa terjadi karena kecelakaan atau cidera dan membuat daerah kewanitaan terluka. Kecelakaan bisa terjadi saat seorang wanita masih kecil atau ketika remaja.

    2. Bersepeda atau berkuda

    Wanita yang gemar melakukan aktivitas bersepeda, berkuda, senam atau berenang dan banyak menggerakkan kaki, ia akan rentan memiliki selaput dara yang pecah atau robek.

    3. Penggunaan alat medis tertentu saat memeriksakan organ intim/Operasi sekitar vagina

    Memasukkan alat medis tertentu ke dalam vagina sebelum menikah atau berhubungan seksual karena pemeriksaan/tindakan pada organ reproduksi juga dikatakan sebagai penyebab utama robeknya selaput dara. Meski alat medis tersebut sangat kecil, ketika ia dimasukkan ke dalam vagina dan mengenai selaput dara, hal ini akan memicu robeknya selaput dara. Selain alat medis, beberapa benda yang dengan sengaja di masukkan ke dalam vagina juga akan membuat selaput dara robek.

    4. Latihan peregangan/olahraga yang berat

    Ketika seorang wanita melakukan pelatihan peregangan yang berat, hal ini juga akan menjadi penyebab robeknya selaput dara. Pada dasarnya, selaput dara setiap tidak sama. Ada yang sangat tipis dan mudah robek, ada pula yang cukup tebal dan sangat sulit untuk robek. Namun dari beberapa penyebab robeknya selaput dara, pemeriksaan medis mampu membedakan mana yang terjadi akibat oleh kecelakaan, oleh pemerkosaa atau oleh hubungan seksual yang sama-sama diinginkan.

    Bentuk-bentuk Selaput Dara

    a. Annular Hymen

    Annular hymen merupakan selaput dara yang paling sering ditemukan pada wanita. Selaput dara ini berbentuk bulat seperti cincin dan sering disebut juga sebagai selaput dara yang sempurna dengan lubang yang melingkar ditengah. Sekitar 60 % lebih wanita memiliki selaput dara seperti ini.

    b. Septate Hymen

    Septate hymen merupakan selaput dara yang memiliki dua lubang terbuka. Pada umumnya hymen memiliki satu lubang. Karena adanya semacam pita dari jaringan ekstra, membuat selaput dara ini seperti memiliki dua lubang.

    c. Imperforate hymen

    Selaput dara jenis ini sangat jarang ditemui adanya lubang dibagian tengah . Namun hymen jenis ini memiliki membran yang sangat tipis dan memiliki bukaan yang sangat kecil. Sehingga darah menstruasi sangat sulit keluar dan membuat si wanita merasa sakit. Cara terbaik agar darah bisa keluar secara lancar adalah dengan melakukan operasi bedah.

    d. Microperforate Hymen

    Microperforate hymen merupakan bentuk hymen yang memiliki pembukaan yang sangat tipis. Bahkan pendarahan ketika menstruasi berlangsung akan sangat menyakitkan bagi wanita yang memiliki bentuk selaput dara microperforate.

    e. Crescent Hymen

    Jenis selaput dara ini memiliki bentuk seperti bulan sabit. Namun tanpa memiliki membran tipis dan terkadang membran itu tidak ada, selaput dara ini biasanya tidak akan pecah ketika melakukan hubungan seksual.

    Semua wanita memang memiliki selaput dara yang berbeda-beda. Namun dalam pemeriksaan medis bentuk-bentuk selaput dara ini bisa di bedakan walaupun terdapat robekan baik yang disebabkan oleh luka kecelakaan, olah raga yang berlebihan, pemerkosaan dan hubungan seksual yang sama-sama diinginkan. Jadi untuk menentukan seorang wanita sudah aktif melakukan hubungan seksual atau belum atau bahkan pemeriksaan pada korban pemerkosaan perlu di periksa secara langsung oleh tenaga medis, bukan dari adanya pengeluaran darah saat malam pertama.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 20, 2018
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
    mohon penjelassannnya

    Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
    Diskusi Dari:
    laceyu4030243

    Selamat pagi bu bidan saya mau tanya apa saja yang bisa menghambat terjadinya kehamilan karena saya sudah 1 tahun menikah namun belum juga dapat momongan. Mohon jawabannya

    Dijawab Oleh : laceyu4030243
    Diskusi Dari:
    Dah Wisnugaduh

    Hallo bu bidan, saya ini termasuk wanita yang suka mengalami PMS ketika menstruasi, yang ingin saya tanyakan ketika PMS makanan dan minuman apa saja yang harus dikonsumsi dan dihindari agar PMS tidak mengganggu aktivitas saya. Terimakasih bu bidan, ditunggu jawabannya.

    Dijawab Oleh : Dah Wisnugaduh
    Diskusi Dari:
    Nurul

    Siang dok, saya mau bertanya, ko akhir akhir ini saya sering merasakan sakit pada bagian perut ya? Saat saya pegang bagian itu malah semakin sakit. Memang badan ini terbilang gemuk, apa kah ini bisa berpengaruh pada kondisi perut yang menjadi keras dan besar? Mohon penjelasnnya dok, Terimakasih

    Dijawab Oleh : Nurul
    Diskusi Dari:
    Claudia harapankita

    Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

    Dijawab Oleh : Claudia harapankita