×

Begini Cara Yang Benar Membangunkan Bayi

Bagikan Artikel :

Cara Yang Benar Membangunkan Bayi Yang Tidur

Membangunkan bayi sangat berbeda dengan membangunkan orang dewasa. Membangunkan bayi ada tekniknya lho Bun, tidak boleh sembarangan. Entah itu membangunkan bayi karena harus menyusu, atau karena sudah tidur terlalu lama. Perlu diketahui bahwa jika si Kecil dibiarkan tertidur lama, apalagi jika ia melewatkan waktu menyusui, maka kemungkinan yang ada adalah, tubuhnya tidak akan mendapatkan cukup gizi untuk berkembang. Lalu bagaimana cara membangunkan bayi yang benar? Simak di bawah ini Yah!

Related Posts :

    Cara Membangunkan Bayi dengan Benar

    1. Sentuh Bayi dengan Lembut
      Cara membangunkan bayi yang benar adalah menyentuh tubuhnya dengan lembut.
      Ini ditujukan agar bayi tidak terkejut karena bayi yang baru lahir sangat sensitif terhadap sentuhan dan suara. Sentuh lembut bagian tubuh bayi mulai dari kaki, tangan, hingga punggung untuk membangunkannya.
    2. Ajak Bayi Berinteraksi
      Meski bayi belum bisa diajak bicara, tapi bayi masih tetap bisa diajak berinteraksi dengan sentuhan tubuh dan pendengarannya juga aktif. Saat bayi tengah tertidur, berbicaralah kepadanya dengan nada lembut atau nyanyikan lagu yang menenangkan. Interaksi ini sangat efektif dilakukan seorang ibu kepada anak. Selain bayi bisa terbangun dengan tenang tanpa menangis, komunikasi juga akan menstimulasi tumbuh kembang anak.3. Basuh Menggunakan Handuk Basah
      Kalau bayi masih belum bangun juga, bunda bisa mencoba menggunakan handuk basah.
      Rendam handuk tersebut dalam air suam-suam kuku (hangat), tidak terlalu panas ataupun dingin.
      Peras handuk terlebih dahulu, lalu usapkan pada dahi bayi.
    3. Gendong Bayi ke Arah Payudara
      Bayi bisa mencium dan merasakan keberadaan payudara ibunya, maka dari itu bayi akan bergerak refleks saat didekatkan ke payudara. Bayi yang didekatkan ke payudara biasanya akan segera terbangun, menyadari saat menyusu telah tiba. Kamu juga bisa mencoba meneteskan beberapa tetes ASI ke mulutnya. Aroma dan rasa ASI bisa membantu bayi untuk segera menyusu.
    4. Coblah teknik “mata boneka”
      Sama seperti boneka yang matanya akan terbuka jika diposisikan secara tegak, hal ini biasanya juga berlaku pada bayi. Sanggah punggung si Kecil dan naikkan secara perlahan hingga posisinya agak tegak, dan tepuk-tepuklah punggungnya dengan lembut.
    5. Singkap Selimutnya
      Bayi yang baru lahir butuh kehangatan, itu alasannya mereka harus selalu diberi pakaian lengkap dan selimut. Saat selimut disingkap bayi akan merasa tidak nyaman karena dingin dan pasti akan terbangun. Kalau bayi sudah terbangun, langsung arahkah untuk menyusu sebelum bayi menangis.
      Ingat, jangan lakukan cara ini di tempat yang dingin karena berbahaya bagi bayi.
    6. Memijat tangan atau kakinya
      Usap-usaplah telapak tangan dan telapak kaki si Kecil. Setelah itu, pijat tangan dan kakinya, juga bahu dan punggungnya, agar ia terbangun. Atau, bisa juga Bunda gunakan gerakan aerobik. Gerakkan lengannya, atau gerakkan kakinya seperti menggenjot sepeda.
    7. Matikan Lampu
      Cara membangungkan bayi yang juga bisa bunda coba adalah dengan mematikan lampu. Bayi yang baru lahir sangat sensitif terhadap cahaya. Saat lampu menyala bayi, akan menutup mata.
      Sebaliknya, saat lampu dimatikan, bayi bisa terbangun.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 16, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Konsultasi KB

  • Oleh : Tika
  • 3 tahun, 5 bulan yang lalu

    Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
    saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
    harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
    Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
    tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

    Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
    jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
    setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

    pertanyaan nya:
    kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

    Terima Kasih.

    Pantangan ibu hamil

  • Oleh : FR
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    Kehamilan

  • Oleh : wahyu
  • 3 tahun, 5 bulan yang lalu

    Malam bu bidan, saya via 23 thn.
    Tadi sore usg uk 8 minggu. Kantung janin sudah ada tapi janin belum ada masih gumpalan darah.
    Kenapa itu yaa bu bidan

    Jenis persalinan apa yang baik untuk saya?

  • Oleh : Milda
  • 5 tahun yang lalu

    Selamat siang, mohon sarannya ya bu bidan untuk jenis persalinan apa yang baik untuk saya nanti. Saat ini saya mengandung usia 5 bulan. Saya mempunyai riwayat penyakit asma, namun memang sejak saya mengandung penyakit saya tidak pernah kambuh lagi. Sebaiknya saya menjalani persalinan normal atau harus operasi caesar ya? Saya juga baru pertama kali hamil dan ada sedikit rasa takut akan rasa sakit nanti saat persalinan. Terimakasih sebelumnya.

    Cara Mengatasi Ruam Merah pada Kulit Bayi

  • Oleh : Didin Bajarudin
  • 5 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya mengatasi ruam pada kulit bayi berumur 6 bulan yah ? Semalam muncul ruam merah pada kulit bayi saya. Mohon sarannya bu bidan, supaya bayi saya tak rewel terus akibat gatal pada ruam tersebut.

  • Oleh : Didin Bajarudin
  • Tanya Bidan