×

Ketika Si Kecil Menolak Untuk Keramas, Lakukan Ini Yah Bun!

Bagikan Artikel :

Ketika Si Kecil Menolak Untuk Keramas, Lakukan Ini Yah Bun!

Balita ketika mandi mungkin akan senang karena sambil bermain air dan buble. Tapi ketika waktunya keramas kebanyakan akan menolak. Bahkah ada yang berteriak, menangis, kabur keluar dari kamar mandi. Jika sudah begitu, ibu bisa jadi dibikin kesal dan pusing dengan tingkah pola si kecil. Lalu bagaimana dong tipsnya?

Trik Agar Si Kecil Mau Dikeramas

  1. Basahi kepalanya sambil bermain air
    Bunda bisa mulai dengan memberi tahunya bahwa akan menyiram air di kepalanya sambil terus bermain air bersama. Kemudian ibu basahi kepalanya perlahan dengan menyuruhnya menundukkan kepalanya. Setelah selesai diberikan sampo, Bunda kembali membasuhnya dengan melakukan teknik yang sama.
    Bunda juga jangan lupa untuk membersihkan busa sampo hingga benar-benar bersih. Karena bisa jadi busa sampo yang tidak bersih menjadi penyebab gatal di kulit kepala yang membuat anak malas keramas.
    Bunda bisa mengajaknya sambil bermain gelembung sabun dan juga bermain tembakan air. Bisa juga dengan sambil membawa maiannya, sehingga bisa sembari mengalihkan perhatian anak.
  2. Gunakan topi mandi untuk melindungi mata
    Dengan topi mandi agar busa sampo tidak sampai ke mata si kecil.Topi mandi bisa menjadi ‘senjata’ bagi Bunda. Topi mandi ini memiliki bentuk yang bolong di bagian tengahnya dan biasa digunakan untuk keramas. Ibu bisa menggunakannya untuk melindungi si kecil agar sampo tidak masuk ke mata. Pilihlah topi mandi sesuai dengan warna kegemaran si kecil agar ia senang memakainya.
  3. Keramas dengan sampo khusus anak
    Bunda bisa memilih untuk menggunakan sampo khusus anak untuk si kecil. Karena formula sampo khusus anak berbeda dengan sampo untuk orang dewasa. Sampo khusus anak bisa menghindari anak dari iritasi dan tidak pedih di mata.
    Pilihlah sampo dengan aroma yang disukai anak sehingga ia senang ketika mulai diberi sampo. Beberapa brand produk anak mengeluarkan juga sabun 2 in 1 dengan menggabungkan sabun dan sampo sekaligus. Bisa sekalian berhemat bukan?
  4. Berikan contoh cara keramas yang menyenangkan
    Bunda bisa memberikan contoh si kecil dengan menunjukkan rambut yang bersih dan sehat setiap selesai anda keramas. Lama kelamaan ia bisa jadi tertarik untuk melakukan hal yang sama. Selain itu, ibu juga bisa mencontohkan dengan berpura-pura mencuci rambut boneka atau karakter kesayangannya. Dengan begitu ia akan terbiasa dengan cara keramas yang ibu contohkan.
    Jangan lupa juga ajak ayah ikut mencontohkan kepada si kecil. Jangan lupa ya bu, si kecil masih memiliki sifat meniru kegiatan yang dilakukan oleh ayah ibunya.
  5. Jangan terlalu sering saat si kecil masih merasa takut
    Jika si kecil masih takut keramas, sebaiknya ibu tidak mencuci rambutnya terlalu sering. Cukup lakukan sekali atau dua kali seminggu. Jika ia mulai senang keramas, Bunda bisa tingkatkan frekuensi keramas sesuai mood si kecil.
  6. Biarkan si kecil mencuci rambutnya sendiri
    Membiarkan si kecil melakukan ‘pekerjaan’ sendiri bisa menjadi trik yang jitu. Dengan mengambil peran, si kecil bisa ikut senang akan pekerjaan tersebut. Bunda bisa mulai dengan memberikan si kecil cangkir yang diisi air. Ajari ia cara menyiram air ke kepala dan tubuhnya.
    Tetapi, Bunda tetap harus mengawasinya ya. Mungin untuk awal ia masih sedikit kikuk saat menuangkan air ke kepalanya. Namun biarkan si kecil melakukannya berulang kali. Nah jika ia sedang asyik sendiri, Bunda bisa ikut menuangkan air di kepalanya perlahan-lahan pada waktu yang sama tanpa mereka sadari.
  7. Berikan pujian dan bersabarlah hadapi si kecil
    Ketika anak mulai senang dikeramas, jangan lupa ibu selipkan pujian. Bisa dengan mengatakan ‘hebat’ ataupun ‘keren’. Anak akan merasa apa yang dilakukannya adalah hal yang membanggakan. Selipkan juga kata terima kasih agar ia merasa dihargai.
    Jika masih belum berhasil, Bunda harus bersikap sabar karena mengenalkan satu kebiasaan baik pada anak membutuhkan kesabaran yang ekstra.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 14, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tentang kb iud

  • Oleh : Asyifa Lestari
  • 2 tahun yang lalu

    Assalamualaikum
    Bu saya mau tanya sya udh 16 bulan pke kb IUD tp haid selalalu lama dan bnyak hampir sebulan, dan kaya pendarahan gtu semakin bergerak semakin banyak yg keluar, kenapa ya, apa saya harus ganti kb?
    Trs apa kb suntik bisa membuat kegemukan? Saya binggung kalo ganti mau pke kb apa?

    Herpes zooster

  • Oleh : Injelita Maharani
  • 5 tahun, 2 bulan yang lalu

    Siang bu bidan, usia kehamilan 3 minggu, di awal kehamiln saya terkena herpes zooster di pinggang sebelah kanan dan konsumsi obat dari dokter kulit krn blm tau hamil, apakah obat yg saya konsumsi tsb berbahaya utk janin saya dan mengingat sampai skrg pinggang saya msh terasa gatal.

    Masalah haid

  • Oleh : Yunita Oktaviani
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Bu bidan saya sudah menikah 1 tahun.
    Tp saya tdk haid sdh sekitar 11 bulan tp saya blm jg hamil. Sdh usg kata nya tdk ada miom atau kista. Masalah nya apa ya?

  • Oleh : Yunita Oktaviani
  • Keputihan Yang Tak Normal

  • Oleh : Muhammad Hanif Maulana
  • 5 tahun, 11 bulan yang lalu

    Siang dok, saya baru saja menikah 1 minggu lalu. Sebelum menikah, memang saya memiliki masalah dengan seputar kesehatan keputihan yang sedikit berwarna hijau dengan jumlah yang memang cukup lumayan banyak. Namun, setelah saya menikah, sering kali saya merasakan rasa gatal setelah melakukan hubungan intim, dan bahkan pada pertama kalinya berhubungan keputihan ini semakin banyak dan bahkan membuat saya risih dan takut suami berpaling. Saya mau bertanya, apaklah hal ini merupakan salah satu hal yang normal pada awal berhubungan seks atau bahkan ini berbahaya? Terus bagai mana cara mengatasi masalah kesehatan yang satu ini agar keputihan hilang dari bagian vagina ini.

  • Oleh : Muhammad Hanif Maulana
  • Penting

  • Oleh : Ananda
  • 3 tahun, 9 bulan yang lalu

    Sekitar bulan agustus 2018 saya di haid hanya 2 hari saja yaitu pd tgl 16 dan 17. Perut bagian kanan juga terasa sakit. Setelah diperiksa ternyata usus besar saya bermasalah. Hingga hari ini 15 desember 2018 saya belum juga haid,perut juga membesar dan keras serta ada benjolan yg suka berpindah-pindah bahkan kadang berdenyut. Kira-kira saya kenapa ya ? Saya belum menikah. Ingin periksa lagi tapi ada rasa malu. Mohon di balas. Terimakasih

    Tanya Bidan