×

Kenali 10 Ciri atau Tanda Hamil Kembar

Bagikan Artikel :

Pastinya memiliki anak kembar merupakan impian sebagian besar pasangan suami istri. Dengan hadirnya anak kembar, maka akan semakin menambah semarak suasana keluarga anda, dan tentunya menjadi sebuah berkah tersendiri yang diberikan oleh Tuhan disela-sela keluarga anda. Anak kembar memang istimewa, karena biasanya bayi didalam rahim yang dikandung hanya satu saja, akan tetapi anda bisa sekaligus dua hingga tiga bahkan untuk beberapa kasus dalam sekali melahirkan. Tentu saja sebuah anugerah bagi anda dan juga keluarga.

Biasanya ibu yang melahirkan bayi kembar, memiliki ciri-ciri yang lebih cenderung berbeda dengan yang sedang hamil yang tidak kembar. Hal ini bisa ditandai dari ciri-ciri fisiknya. Tentu perubahan hormon akan lebih banyak dua kali lipat dihasilkan, sehingga fisik maupun psikis pun akan berbeda dari ibu hamil lainnya.

Related Posts :

    Inilah 10 ciri atau tanda wanita yang sedang hamil kembar:

    1. Riwayat anak kembar dalam keluarga
    Potensi kehamilan kembar bisa didapatkan pada saat pasangan ataupun yang bersangkutan mempunyai riwayat kembar. Meskipun sering tidak terdapat bukti yang mendukung kalim ini, tapi potensinya bisa jauh lebih besar ketika mempunyai riwayat kembar.

    2. Peningkatan kandungan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin)
    Wanita hamil yang dicurigai sedang hamil anak kembar, ada peningkatan jumlah hormon HCG yang relatif cepat pada sepuluh hari pertama, kadarnya bisa meningkat jadi 2x lipat dibandingkan kehamilan biasa.

    3. Merasa mual sejak awal kehamilan
    Mual yang intensitasnya lebih banyak dibandingkan ibu hamil biasa, mual-mual ini terjadi karena kadar HCG yang jauh lebih banyak.

    4. Intoleransi pada makanan tertentu
    Intoleransi yang cukup ekstrim untuk makanan, bau serta tekstur dan juga penampilan beberapa makanan tertentu. Umumnya seperti masakan daging, makanan laut, kopi, dan juga teh yang merupakan zat yang dianggap cukup menjijikan.

    5. Perut lebih besar
    Perut seorang ibu hamil tampak lebih besar karena mencerminkan fakta bahwa ada 2 embrio didalam kandungannya.

    6. Merasa sangat lelah dan cukup sering buang air kecil
    Rasa lelah dan sering buang air kecil memang sering juga terjadi pada kehamilan normal. Namun beberapa ibu yang mengandung anak kembar merasakan kelelahan dan buang air kecil yang lebih sering dibandingkan dengan yang hamil biasa.

    7. Merasa gerakan bayi lebih dini
    Seorang ibu yang hamil bayi kembar pada umumnya bisa merasakan gerakan bayinya lebih dini pada masa awal kehamilan.

    8. AFP anda meningkat
    Anda akan mendapatkan informasi dari dokter atau bidan bahwa kadar AFP (Alpha Fetoprotein) anda meningkat. Kadar AFP merupakan protein yang dilepaskan oleh bayi pada saat dia tumbuh dan ditemukan didalam darah ibu, ini dapat meningkatkan pada saat ada lebih dari satu bayi. Normalnya tes darah bagi ibu hamil secara sederhana akan diberikan pada 16 hingga 18 minggu sejak menstruasi ibu hamil yang terakhir. Pemeriksaan Alpha Fetoprotein dapat mendeteksi lebih dari separuh kehamilan anak kembar.

    9. Dokter bisa mendengarkan dua detak jantung
    Dua detak jantung bayi yang terpisah bisa dibuktikan hingga usia kehamilan berusia 12 minggu. Pada usia kehamilan sekitar usia 28 minggu, sangat memungkinkan untuk dapat membedakan dua kepala janin dan juga beberapa bagian kecil pada saat melakukan pemeriksaan USG.

    10. Hasil pemeriksaan USG positif
    Apabila anda percaya bahwa saat ini anda memang sedang hamil kembar, USG bisa dilakukan sejak awal masa kehamilan. Dengan pemeriksaan dokter atau bidan yang ahli dalam USG, dua embrio dan juga dua detak jantung dari janin yang kuat bahkan bisa dilihat sejak 6 minggu dari hari pertama menstruasi terakhir anda. Banyak juga bayi kembar yang sudah biasa didiagnosa sejak usianya 5 minggu, pada saat anda baru terlambat dari menstruasi satu minggu.

    Itulah 10 ciri atau tanda hamil kembar. Jika anda merasa yakin sedang hamil kembar, segeralah periksakan pada dokter atau tanya bidan agar mendapat saran yang tepat.

    Yuk baca juga: Manfaat Berkomunikasi Dengan Janin Sejak Dalam Kandungan

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 22, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Mens berkepanjangan

  • Oleh : Wiwin Anand
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Mf bu saya sudah menikah 4 thn tapi blum dpat keturunan.. saya klo mens berhentinya lama hampir sebulan kadang sebulan lebih.. mens kaya gini udah 7 tahunan

    Kehamilan

  • Oleh : Whana
  • 5 bulan yang lalu

    Assalamualaikum sus, sy mau nanya ni, sy menikah tanggal 25 maret 2020, istri sy terakhir haid itu tanggal 27 april 2020.

    Berapa usia kehamilan istri sy sus.?

  • Oleh : Whana
  • Tentang mslh alat reproduksi wanita

  • Oleh : Husnul Mubarok
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Istri melahirkan normal akan tetapi pendarahan dan di jahit vaginaya dan pertanyaan ya knpa kalu stlh berhubungan istri sy kesakitan Bu bidan? Apakah bahaya? Trmksh

    apakah boleh ibu hamil pakai inhaler?

  • Oleh : Day
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    apakah tidak apa apa jika ibu hamil penderita asma menggunakan inhaler? apa pengaruhnya pada bayi di dalam kandungan?

    IUD yang Masih Terpasang Saat Hamil, Bahayakah ?

  • Oleh : Jenni
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Bu bidan saya sekarang sedang mengandung anak k 2, dan saat ini usia kandungan saya 4 bulan. Namun dikehamilan saat ini saya khawatir karena ternyata IUD yang sebelumnya masih terpasang. Bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan, saya takut mempengaruhi janin saya. Karena ada yang menyebutkan bila dilepas akan mengakibatkan keguguran. Mohon penjelasanan bu bidan.

    Terimakasih

    Tanya Bidan