×

Masa-Masa Kritis Hubungan Pernikahan

Bagikan Artikel :

Masa-Masa Krisis Pernikahan

Setiap orang berharap bisa bahagia setelah menikah. Tapi pada kenyataanya tak jarang mendapatkan beberapa kekecewaan. Ya begitulah, sehingga tak jarang bayak pasangan yang menyerah di tengah jalan.

Pernikahan tidak hanya dianggap “sakral-agamis” oleh pelakunya, tetapi juga sebagai bagian dari tujuan hidup final seseorang. Puncak dari pencarian jatidiri, karir, serta puncak dari jabatan selalu bermuara pada pernikahan. Bahkan banyak orang rela “jungkir balik”, kepala dikaki kaki dikepala bekerja keras sekuat tenaga, hanya untuk menabung sebagai keperluan biaya pernikahan.

Sangat disayangkan apabila pernikahan yang disiapkan dengan berbagai usaha malah terjadi perpisahan. Oleh karena itu pasangan harus paham masa-masa kritis hubungan pernikahan. Apa sajakah itu ?

Related Posts :
    1. Tahun pertama : tahap realisasi
      Fase menyesuaikan diri dengan kebiasaan pasangan, menyamakan tujuan financial, mendiskusikan hubungan dengan keluarga besar dan lain-lain. Yang harus anda lakukan adalah bicara hal sensitive dengan jujur dan lebih banyak berkompromi dengan perbedaan yang ada
    2. Tahun ke 3 dan 4 : fase comfort zone yang berbahaya
      Kita mulai mengaggap pasangan sebagai hal yang biasa, tidak mengistimewakannya lagi seperti awal pernikahan. Yang haru Anda lakukan adalah sering memuji pasangan dan jangan langsung memojokan pasangan saat berargumen.
    3. Tahun ke 5 sampai ke 6 : the seven year itch
      Ada istilah the seven year itch untuk menggambarkan betapa rantannya hubungan pernikahan di usia ini. Suami dan istri sudah sama-sama settle, kenal luar dalam, dan frekuensi hubungan intim berkurang. Yang harus Anda lakukan adalah selalu terbuka dengan pasangan, selesaikan konfilik sesegera mungkin dan diskusikan rencana masa depan bersama.
    4. Tahun ke 10 sampai ke 15 : masa yang sulit
      Tanggung jawab makin besar karena mengasuh anak remaja, bekerja dan juga mengurus rumah. Yang harus anda lakukan adalah kamu dan pasangan harus lebih sering tertawa bersama dan jika berhasil melewati fase ini, hubungan pernikahan kamu akan berjalan lancer sampai ke tahun 20.
    5. Tahun ke 20 hingga ke 30 : krisis paruh baya
      Masa krisis ini terjadi saat anak sudah tambah besar, merantau, dan di rumah hanya ada kamu dan pasangan saja. Kamu dan pasangan merasa kosong karena misi utama membersarkan anak sudah selesai. Yang harus Anda lakukan adalah rencanakan hal-hal untuk dilakukan bersama, seperti traveling, belajar bahasa baru atau melakukan aktivitas lain yang tak akan kamu lupakan.

    Tips Melewati Masa Kritis

    1. Berjuanglah untuk menyelamatkan pernikahan meski hanya sendiri
    2. Perpisahan akan membuat kamu dan pasangan makin jauh bukan makin dekat
    3. Talk less, do more saat menghadapi masalah dalam pernikahan

    Oh ya bunda, menurut bunda ada nasehat tambahan bagi pasangan suami istri gak? Yuk share di kolom komentar ya!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 18, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Pantangan ibu hamil

  • Oleh : FR
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    Kesehatan

  • Oleh : Mingsar Mingsar
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Saya mao tanya tentang Tip buat menambah tinggi badan dok umur saya udh 21

    kehamilan

  • Oleh : Pipit Winartii
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat Pagi dok,

    istri saya haid terakhir tanggal 5 Juni 2018 dan berakhir pada tanggal 16 juni 2018
    kemudian saya melakukan hubungan dengan istri saya terakhir tanggal 25 Juni 2018
    apakah bisa hamil jika saya melakukan hubungan di tanggal tersebut ?

    dikarenakan saya ada tugas diluar kota ?
    saya takut terjadi sesuatu kejadian yang tidak di ingikan oleh istri saya.

    mohon jawabannya Dok,

    salam,

    Sulit makan MpAsi….,,

  • Oleh : THESSYA ULIANTRY
  • 1 tahun, 12 bulan yang lalu

    Assalamualaikum,, bu bidan sya ibu aan dari kasturi,, yg waktu mw lahiran di ibu ga jadi krna ibu sakit,, bu saya mau konsul,, bayi sya udh berumur 6bln jalan mau 7 bln,, tpi ia ada keluhan dlm pencernaan makanan, semenjak makan MPAsi ia suka mual2 dan muntah gak cocok hingga sampai kekurangan cairan akibat dehidrasi dan wktu itu ibu ngasih obat mual,, sampai asi pun di muntah kan tpi dri obat ibu, asi bisa masuk lagi.
    Dan skrng sya bingung , anaknya sudah mau makan bngt,, lalu sya kasih alternatif lain yg alami,, yaitu ubi/ boled,, lalu ia pun suka dn ga muntah alhamdulillah,, tapi bu ia skrng bab terus dan ada darah sedikit hari ini saja,, mungkin karena ada dua hal, sya makan pedas wktu kemarin atau krna makan ubi,, mohon solusi dari ibu…..,,

    Bayi Berkeringat Di Malam Hari

  • Oleh : Himawan
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Pagi bu Bidan, saya punya bayi usianya baru 8 bulan 10 hari. Setiap tidur di malam hari bayi saya selalu berkeringat. Apalagi saat terbangun dan saya kasih ASI, keringatnya malah semakin mengucur padahal AC diruangan sudah mencapai 23 derajat. Itu normal gak bu bidan ? Terima kasih.

    Tanya Bidan