×

Cara Mudah Mengatasi Bayi Yang Sering Cegukan

Bagikan Artikel :

Cegukan merupakan hal yang umum terjadi, baik pada bayi ataupun orang dewasa. Cegukan yang terjadi pada bayi memang seringkali membuat orang tua cemas padahal cegukan tersebut bukanlah kondisi yang serius. Cegukan yang sebenarnya merupakan suatu reaksi diafragma yaitu otot yang memisahkan rongga dada dan juga perut, tepatnya dibawah tulang rusuk yang berguna untuk membantu dalam mengendalikan pernafasan. Pada reaksi tersebut maka akan menyebabkan diafragma menjadi mengencang secara tiba-tiba bahkan tanpa disadari, menutup pita suara pada kerongkongan sehingga akan menghasilkan bunyi yang khas pada bagian atas tenggorokan.

Bayi yang mengalami cegukan dapat hilang dengan sendirinya dan tidak akan membahayakan kesehatan tubuhnya. Meskipun yang menyebabkan bayi cegukan dapat dikenali yaitu dari usia bayi yang berusia 3 bulan sering mengalami hiccups atau dikenal dengan cegukan. Kondisi tersebut dikarenakan belum matangnya fungsi saraf yang dapat mengatur diafragma bayi.

Alasan Terjadinya Cegukan

Secara medis, cegukan disebut dengan singultus. Pemicu terjadinya cegukan pada bayi yaitu mengkonsumsi terlalu banyak makanan, masuknya udara ketika mengunyah atau saat bayi yang merasa tegang. Pada umumnya cegukan yang terjadi yaitu saat bayi mengisap udara secara berlebihan pada saat menyusu. Maka dari itu, membuat bayi bersendawa setelah menyusu merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan udara dari dalam perut supaya bayi terhindar dari cegukan serta rasa yang tidak nyaman lainnya.

Pada sebagian orang tua akan merasa cegukan pada sang bayi cukup mengganggu, tetapi tidak demikian bagi bayi. Larena selama cegukan terjadi tidak akan memengaruhi aktvitas bayi sehari-hari. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Berikut cara mengatasi cegukan pada bayi :

  • Ubah Posisi Saat Menyusui

Ketika sang bayi mendapatkan ASI, seringkali bayi menelan udara secara berlebihan yang hal tersebut dapat memicu terjadinya cegukan. Dengan mengubah posisi menyusui maka dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya. Jika cegukan tersebut dialami oleh bayi yang frekuensinya lebih sering maka alangkah baiknya untuk menghentikan dahulu aktvitas menyusuinya supaya tidak membuat bayi tersendak.

  • Usahakan Buat Bayi Bersendawa

Membuat bayi bersendawa setelah mendapatkan ASI merupakan salah satu cara untuk mengurangi terjadinya cegukan pada bayi. Bersendawa maka bayi akan mengeluarkan udara yang berlebihan didalam perutnya. Selain itu juga, bersendawa juga dapat melepaskan kejang pada otot sehingga bisa menghentikan cegukan yang dialami oleh sang bayi. Supaya bayi dapat bersendawa, cara yang dapat Anda lakukan yaitu dengan menegakkan bayi dan posisikan badannya pada bagian pundak sehingga badan bayi sejajar dengan pundak Anda.

  • Pijat Perlahan Bagian Belakang

Dengan memijat secara lembut dan perlahan pada punggung bayi akan membuat sang bayi menjadi nyaman, dan cegukan yang sedang dialaminya pun dapat berkurang.

  • Jadwal Makan yang Teratur

Dengan membiasakan dalam memberikan makanan secara teratur maka akan mengurangi cegukan. Maksudnya, saat bayi berusia masih enam bulan ke atas maka memiliki jadwal pemberian makanan pendamping ASI karena untuk menyesuaikan pada kondisi sang bayi. Dalam pemberian makanan yang baik yaitu sebelum terasa lapar dan mengentikan makanan setelah kenyang. Perlu diketahui, cegukan yang dialami oleh anak akan menjadi suatu masalah pada lambung jika cegukan yang dialami disertai dengan muntah.

Related Posts :

    Itulah beberapa cara yang mudah dalam mengatasi cegukan pada bayi. Anda dapat memilih pilihan diatas untuk mengurangi cegukan pada bayi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 4, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat Haid

  • Oleh : Sri Sariah
  • 1 minggu, 5 hari yang lalu

    Hai dokter.. dok saya mau tanya, saya telat haid sudah 1 minggu.
    2 hari sebelum jadwal menstruasi saya sudah test dan hasilnya negatif.
    Akan tetapi seharusnya saya sudah haid ternyata belum, lalu apakah masih ada harapan untuk saya test lagi setelah 1 minggu telat haid ini berlalu???

  • Oleh : Sri Sariah
  • Mentrulasi

  • Oleh : Fidella Annaumi
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Halo dok mau tanya, usia saya 18 tahun yang sedang sibuk cari kuiah dok, haid saya sellu lancar meski agak panjang sekitar 10 harian, tapi mulai bulan lalu saya haid berwarna hitam dari awal haid sampai akhir dok, dan setelah 11 hari saya haid lagi dengam keadaan yang sama dok haid berwarna hitam, tidak menggumpal, dan hanya sedikit sekali dok seperti flek saja dan berlangsung 13 hari dok, lalu setelah 6 hari flek lagi dok sekarang sudah memasuki 2 hari dari awal flek terakhir dok, apakah ini penyakit?

    Sering mulas di usia kehamilan 7 bulan

  • Oleh : Nani Mulyaningsih
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya Lutfia umur 25 tahun saat ini saya sedang mengandung 7 bulan. Saat ini saya sering mengalami rasa mulas meskipun setelahnya di barengi BAB. Namun apakah wajar jika rasa mulas muncul lebih sering saat hamil? Mohon jawabannya bu bidan

    Penyebab menstruasi dua kali dalam sebulan

  • Oleh : frenni franita
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya, saya siska umur 26 tahun sudah beberapa bulan ini saya mengalami mentsruasi dua kali dalam sebulan apakah itu normal. Dan apa penyebab menstruasi terjadi dua kali dalam sebulan? mohon penjelasannya trims

    cara mengatasi kebiasaan anak usia 5 tahun yang masih suka mengompol di tempat tidur

  • Oleh : Vita Ratnasari
  • 4 tahun yang lalu

    ibu bidan, anak saya laki-laki usia 5 tahun masih suka minum susu pake botol, juga masih suka ngompol di tempat tidur, bagaimana solusinya ya?

    Tanya Bidan