×

Tips Memotong Kuku Bayi yang Baik dan Tepat

Bagikan Artikel :

Selamat datang di situs kesehatan Bidan Online dan terima kasih sudah menyempatkan untuk berkunjung. Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai Tips Memotong Kuku Bayi yang Baik dan Tepat karena ini merupakan salah satu kegiatan yang termasuk dalam menjaga kebersihan.

Related Posts :

    Tubuh yang kotor dan tidak terawat kebersihannya bisa menjadi sarang bagi para kuman untuk masuk ke dalam tubuh. Jika sudah seperti ini, maka tubuh bisa terinfeksi. Sama halnya dengan yang terjadi pada orang dewasa, kuman dan bakteri serta mikroorganisme lainnya justru lebih rentan menyerang bayi. Berbagai macam celah akan dimasuki oleh kuman atau bakteri untuk bisa mendapatkan tempat di dalam tubuh bayi sehingga hal ini akan menyebabkan kuman dan bakteri untuk mudah berkembang.

    Maka menjaga kebersihan tubuh terutama pada si kecil. Sistem kekebalan tubuh yang belum terbentuk sempurna juga memudahkan kuman untuk berkembang biak dan menimbulkan banyak masalah yang akibatnya bisa membuat bayi mudah terkena penyakit.

    Salah satu cara untuk menjaga kebersihan bayi adalah dengan memotong kuku bayi.

    Kuku merupakan bagian tubuh yang peting dan mengalami perkembangan yang cukup pesat maka memotong kuku pada bayi harus dilakukan secara rutin. Kuku pada bayi atau orang dewasa harus segera potong jika sudah panjang.

    Bunda apabila Anda masih mempertahankan pendapat, memotong kuku bayi harus dilakukan setelah usioa 4-6 minggu pada bayi itu tidak perlu lagi. Bila kuku si kecil sudah panjang dan runcing sebaiknya segera persiapkan perlengkapan untuk memotong kuku bayi agar bersih dan pendek.

    Meskipun masih banyak ibu yang kurang percaya diri saat memotong kuku bayinya karena takut ada kesalahan saat memotong dan akhirnya bisa menyakiti si kecil. Tapi bunda, ini harus dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang menempel di sela – sela jari si kecil, jika bakteri dan kuman berkerumun disana maka bisa menyebabkan bayi mudah terserang penyakit.

    Tips Memotong Kuku Bayi yang Baik dan Tepat

    • Potong Kuku Bayi Secara Teratur

    Dibulan awal kelahiran bayi, kukunya akan lebih cepat tumbuh terutama kuku yang berada dibagian tangan. Maka tidak heran jika bunda sudah meminta tolong orang lain untuk memotong kuku bayi bunda dan selang beberapa hari, bunda mendapati kuku si kecil sudah tumbuh kembali.

    Maka sebaiknya memotong kuku si kecil 2 kali dalam seminggu atau bisa juga bunda lakukan sesuai dengan kebutuhan karena tingkat perkembangan bayi pada tiap orang berbeda – beda.

    • Alat Pemotong Kuku Khusus

    Untuk memotong kuku bayi, Anda harus menggunakan alat pemotong khusus yang memang digunakan hanya untuk bayi. Maka ukuran dan bentuk alat ini juga disesuaikan dengan jari si kecil dan kecil kemungkinan si kecil akan merasakan kesakitan pada saat kukunya sedang dipotong.

    • Lakukan pada Waktu yang Tepat

    Mengingat bayi yang cukup sulit untuk bisa diam dan bahkan sebagian besar bayi menolak untuk dipotong kukunya maka bunda harus memilih waktu yang tepat seperti pada saat bayi sedang tenang.

    Tidur menjadi satu waktu yang tepat untuk memotong kuku si kecil dengan lebih mudah. Posisi tidur yang tenang akan memudah Anda untuk memotong kukunya dan bukan hanya pada saat sedang tidur saja, bunda bisa memotong kuku si kecil setelah mandi karena setelah mandi maka kuku akan menjadi lebih lunak.

    • Penerangan yang Cukup

    Penerangan menjadi faktor pendukung untuk memotong kuku bayi dan selain itu jika bunda kurang mendapatkan penerangan atau bahkan terlalu terang bisa memicu adanya kesalahan dalam memotong kuku bayi.

    Tata Cara Memotong Kuku Bayi yang Baik

    • Langkah pertama, pegang tangan mungil bayi lalu arahkan jemari tangan si kecil ke depat dan tahan dengan perlahan buku – buku jarinya agar kukunya mengarah kebagian atas dan memudahkan untuk menggunting kukunya.
    • Langkah kedua, siapkan gunting kuku yang tajam dan berujung bundah tepat pada pegangan Anda jangan sampai memotong kuku dengan menggunakan gunting diposisikan terlalu dekat karena ini menyebabkan adanya resiko kecil.
    • Langkah ketiga, mulai potong kuku si kecil dari arah depan lalu ke samping secara merata dan usahkan Anda mendapatkan pencahayaan yang cukup.
    • Langkah keempat, jangan memotong kuku terlalu pendek karena akan menyebabkan si kecil merasakan sakit dibagian jarinya.
    • Langkah kelima, yang terakhir gunakan tissue sebagai alas. Pada saat Anda memotong sebaiknya siapkan terlebih dahulu tissue dibagian bawah tangan bayi agar setelah selesai, Anda bisa langsung membersihkannya dengan tissue dan membuangnya.

    Nah itulah bunda beberapa tips memotong kuku bayi yang baik dan tepat semoga bermanfaat dan bisa bunda aplikasikan pada si kecil.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 23, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : Hilman Suhilman
  • 4 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan , Pada saat hamil 24 minggu dokter baru memberirahukan ke saya bahwa janin yang dikandung mengalami gangguan perkembangan. setelah saya kontrol 2 minggu kemudian dan dilakukan USG, dokter menyatakan janin saya tidak bernafas lagi, dan sepertinya sudah tidak ada sekitar 1 minggu. Yang ingin saya tanyakan apa penyebab gangguan pertumbuhan pada janin dan apakah bisa diketahui dari awal kehamilan?

    Obat pencahar untuk ibu hamil

  • Oleh : davegillison
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saat ini saya sedang hamil 4 bulan dan mengalami BAB yang tidak lancar. Apakah aman jika saya mengkonsumsi obat pencahar dan apakah akan ada efeknya bagi janin? trims mohon jawabannya bu bidan

    luka jahitan lahiran normal

  • Oleh : ena arina
  • 7 bulan yang lalu

    Maaf bu bidan… saya sudah ampir 6 bulan setelah melahirkan. luka yang di luar nya sudah kering. gak tau kalo luka yang di dalem. Tp sampe sekarang di CD tuh pasti ada plek warna nya ke coklat coklatan gitu. Saya pernah periksa ke bidan kata nya luka dalam nyainfeksi dan d kasih Obat . Setelah maka obat. Plek nya itu gak ada di CD. Cuman obat nya habis plek nya itu ada lagi. gimana ya solusi terbaik nya

    Ada Kontraksi Tapi Tidak Melahirkan

  • Oleh : Salma Syarifah Latipah
  • 4 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat pagi mba bidan,

    Saat ini saya tengah mengandung usia kehamilan 8 bulan 1 minggu. Akhir akhir ini saya sering merasa sakit seperti orang yang mau melahirkan, dan kemarin rasa sakitnya sangat kuat seperti kontraksi yang biasanya datang ketika mau lahiran. Tapi kemarin saya cek ke dokter kandungan, katanya hal itu wajar saja dan kemungkinan bayi saya akan lahir sekitar 2-3 minggu lagi. Yang mau saya tanyakan, apakah hal tersebut wajar? Saya takut terjadi apa apa dengan bayi saya. Terimakasih, saya tunggu jawaban Anda.

    Tentang pra subur

  • Oleh : Ahmad Dun
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Kpd bidan yg terhormat:
    Setelah menstruasi/ sudah suci, trus brhubungan badan.. Apakah bisa terjadi hamil?

    Tanya Bidan