Penyebab Kehilangan Nafsu Makan Saat Hamil

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Diawal-awal kehamilan, calon ibu umumnya akan merasakan mual-mual yang luar biasa.  Dikarenakan hal inilah yang akhirnya membuat calon ibu merasakan kemalasan yang luar biasa untuk beraktifitas. Kondisi ini juga akan berakibat pada kehilangan nafsu makan. Pada kesempatan kali ini, kami team Curhat Bidan akan memberikan Anda sedikit ulasan dan gambaran mengenai Penyebab Kehilangan Nafsu Makan Saat Hamil, jadi jangan lewatkan!

    Mengenal penyebab dari hilangnya nafsu makan pada ibu hamil.

    Ada beberapa penyebab dari ibu hamil mengalami kehilangan nafsu makannya, diantaranya :

    1. HcG, atau Human Chorionic Gonodotropin. HcG adalah penyebab pertama ibu hamil mengalami penurunan nafsu makan. HcG adalah hormon yang dihasilkan oleh plasenta pada masa awal kehamilan. Kehadiran hormon tersebut di dalam darah menjadi pemicu terhadap reaksi tubuh pada sesuatu yang dianggap asing, termasuk makanan. Penolakan inilah juga yang akhirnya memicu mual. Baru setelah fungsi dari plasenta sempurna, rasa mual perlahan akan mengholang dan ibu hamil akan mendapatkan nafsu makannya seperti biasa. Pada umumnya rasa mual pada wanita hamil akan berhenti dengan sendirinya ketika usia kehamilan mencapai 12 sampai 14 minggu, yaitu pada trimester kedua.

    2. Akibat perubahan metabolisme Glikogen Hati.
    Kondisi ini biasanya menyebaban ibu hamil merasa tidak nyaman pada perut bagian atas, sehingga menyebabkan ibu hamil enggan untuk makan.

    3. Dipengaruhi faktor psikis. Faktor psikis pada wanita hamil ternyata dapat memberikan pengaruh terhadap nafsu makannya. Contoh kecil misalnya apakah calon ibu menerima kehamilannya, atau sebaliknya.

    4. Akibat gangguan enzim. Pada saat hamil biasanya enzim-enzim pencernaan akan berubah dengan sendirinya. Termasuk pada contoh kondisi seperti seorang ibu sebelum hamil telah mengeluh sering terhadap tukak lambung. Namun pada saat hamil, justru kondisi tersebut tidak dapat dirasakan seperti biasanya.

    5. Akibat ibu hamil terlalu menjadi pemilih terhadap makanan. Yang satu ini juga biasa terjadi pada wanita hamil. Ketika mengkonsumsi makanan tertentu mereka cenderung memikirkan apakah makanan yang mereka konsumsi akan berefek pada kehamilannya atau tidak. Juga terkadang ibu hamil malah dengan terpaksa mengkonsumsi makanan yang tidak disukai. Karena hal ini, ibu hamil juga akan mengalami kehilangan nafsu makan.

    6. Faktor tumbuh bayi. Berkembangnya janin secara terus-menerus dalam kehamilan juga ternyata mempengaruhi nafsu makan pada ibu hamil. Saat bayi tumbuh, rahim juga akan terus menekan perut dan membuat ibu hamil merasa tidak terlalu lapar, lebih kenyang bahkan ketika makan dalam jumlah sedikit. Perasaan kenyang inilah yang seringkali menyebabkan ibu hamil tidak terpenuhi benar dalam asupan gizi dan nutrisinya baik untuk dirinya sendiri dan bayi di dalam kandungannya.

    7. Ketegangan. Faktor terakhir yang menjadi penyebab ibu hamil mengalami kehilangan nafsu makan adalah ketegangan. Ketegangan disini diakiatkan oleh stress pada tahap kehamilan dan memang kondisi ini cukup umum terjadi terlebih pada kondisi kehamilan ibu yang pertama kalinya.

    Tapi jangan terlalu khawatir, disini kamu akan memberikan beragam solusi untuk Anda wanita hamil yang mengalami kehilangan nafsu makan, antara lain :

    1. Jangan terlalu memaksakan diri untuk makan besar saat pagi hari. Makanlah sedikit-sedikit tapi sering dalam sepanjang hari. Sebaiknya hindari makanan berlemak dan jenis makanan yang sulit dicerna.
    2. Menghindari makanan yang memiliki bau dan rasa cukup kuat karena berefek memicu mual pada ibu hamil.
    3. Menghindari kelelahan dan mengelola stress dengan baik.
    4. Cukupi kebutuhan air minum saat hamil untuk menghindari dehidrasi.
    5. Hirup aroma lemon, atau memakan permen asam yang dapat membantu meredakan rasa mual.
    6. Jika kondisi tersebut bertahan terlalu lama, Anda perlu menkosultasikannya pada dokter atau bidan terdekat untuk mengetahui perawatan terbaik dalam mengatasi kondisi tersebut.

    Itu saja, nah semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda. Salam sehat bunda!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - October 19, 2016
    Diskusi Dari:
    Nelly Tampubolon

    Bu umur saya 23 thn saya hmil sdah 7 minggu lbih tpi mngapa msih datang bercak darah sedikit ,apa pnyebabnya

    Dijawab Oleh : Nelly Tampubolon
    Diskusi Dari:
    danilobecnel

    Selamat siang Bu Bidan,
    Bayi saya umur 4 bulan sudah seminggu ini tidak BAB. Sebelumnya setiap hari selalu BAB bisa 2 sampai 3 kali sehari. Apakah kondisi bayi saya normal ? Apa tindakan yang harus saya lakukan ?

    Dijawab Oleh : danilobecnel
    Diskusi Dari:
    githa

    Saya hamil 8 minggu tp sblmnya tdk masalah tp saya ada flek dan dan darah saat pup. Rasanya kaya haid

    Dijawab Oleh : githa
    Diskusi Dari:
    Silvia Rizkiana Sari

    Siang Bu Bidan, saya kan biasanya Haid atau Menstruasi tanggal muda sekitar tanggal 7 dan 8 tapi sampai saat ini saya belum merasakan gejala-gejala akan timbul haid, tapi timbul jerawat yang terasa sangat nyeri, apa itu ciri-ciri dari haid juga ?
    Terimakasih

    Dijawab Oleh : Silvia Rizkiana Sari
    Diskusi Dari:
    Riri

    Selamat siang, Maaf sebelumnya saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi demam yang disertai pada anak usia 1 tahun. Karena sudah 3 hari anak saya mengalami demam yang disertai dengan diare. Anak juga tidak mau makan dan sering rewel. Kemarin diperiksa ke dokter dan demam sempat turun setelah diberikan obat penurun demam, namun esoknya suhu tubuhnya kembali naik dan intensitas diare semakin sering. Mohon penjelasannya.

    Terimakasih sebelumnya.

    Dijawab Oleh : Riri