×

Tips Cara Mengatasi Morning Sickness, Rasa Mual Dipagi Hari

Bagikan Artikel :

Related Posts :

    Tanya Bidan – Bagi sebagian wanita hamil ada yang mengalami mual dan muntah, khususnya di awal awal bulan kehamilannya. Pada umumnya ibu hamil akan merasa mual saat pagi hari dan bahkan bisa terjadi sepanjang hari. Diawal kehamilan memanglah ibu hamil akan mengalami penciuman yang lebih peka sehingga sering kali ibu hamil yang mencium sesutau yang menusuk hidungnya dan bahkan bisa menimbulkan mual dan muntah.

    Kondisi seperti ini yang dialami oleh wanita diawal kehamilan sering menjadi tanda tanda kehamilan. Untuk mual dan muntah yang dialami selama kehamilan selain karena didorong adanya kepekaan penciuman bisa terjadi juga karena hormon kehamilan.

    Mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil terjadi juga karena adanya hormon yang meningkat selama kehamilan. Hormon estrogen yang juga berpengaruh banyak dikeluarkan oleh ibu hamil dipagi hari.  

    Meskipun rasa mual dan muntah yang kerap kali dialami oleh ibu hamil, merupakan suatu hal yang wajar namun apabila terjadi mual dan muntah yang parah maka dapat mengindikasi gangguan kesehatan ibu dan janin, hal ini membutuhkan penanganan segera. Dan berikut ini adalah tanda mual dan muntah yang berbahaya :

    1. Ketika sering berkemih dan dengan jumlah urine yang sedikit
    2. Mengalami lemah, lesu dan juga tidak dapat beraktifitas
    3. Mengalami mual dna juga muntah seetlah makan sehingga asupan nutrisi tidak didapatkan ibu hamil.

    Tips Cara Mengatasi Rasa Mual Dan Muntah Dipagi Hari
    Mual dan muntah yang nyatanya sering dan juga menggangu kesehatan ibu hamil tentunya harus ditangani karena seorang ibu hamil harus bisa mempertahankan nutrisi untuk dirinya dan juga janin. Dan bagaimana cara kita mengatasinya ? Berikut adalah tipsnya

    • Makanlah sedikit sedikit namun lebih sering
      Seorang ibu hamil akan jauh lebih baik apabila sedikit demi sedikit ketika makan, namun dalam frekuensi yang sering. Cara ini akan membantu anda mempermudah guna menjaga asupan nutrisi bagi janin. Dengan makan dalam porsi yang kecil akan lebih masuk dalam tubuh yang lebih banyak. Hal ini juga akan membantu nutrisi lebih terserap dengan baik oleh tubuh, ibu hamil juga akan jauh lebih baik apabila mengkonsumsi buah dan sayuran.
    • Mengambil Jeda Saat Sarapan
      Seorang ibu hamil yang sedang berusaha mengurasi rasa mual dan muntah, sebaiknya beranjak dari tempat tidur diberi jeda. Dengan cara ini akan membantu mengurangi rasa mual dipagi harinya. Bahkan pada saat bangun dari tempat tidur rasa mual yang anda alami dapat diatasi dengan anda mengambil cemilan atau biskuit.
    • Hindari Makanan yang Bisa Menimbulkan Gas
      Makanan yang ternyata mengandung gas, seperti halnya nangka, durian, kol, makanan fermentasi dan juga sawi hijau tentunya mengandung gas sehingga ibu hamil yang memiliki masalah dengan asam lambung ini tentunya harus menghindari makanan tersebut selama masa kehamilan.

    Nah itulah beberapa tips yang bisa anda coba guna mengatasi rasa mual dan muntah dipagi hari selama kehamilan. Semoga informasinya menginspirasi dan membantu.

    Baca Juga : Morning Sickness Selama 9 Bulan Hamil Bisa Picu Kematian

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 2, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Pil Kontrasepsi

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
    mohon penjelassannnya

    Kuret Akibat Keguguran

  • Oleh : Ramadhan
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Sakit Perut Bagian Bawah

  • Oleh : Nurul
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Siang dok, saya mau bertanya, ko akhir akhir ini saya sering merasakan sakit pada bagian perut ya? Saat saya pegang bagian itu malah semakin sakit. Memang badan ini terbilang gemuk, apa kah ini bisa berpengaruh pada kondisi perut yang menjadi keras dan besar? Mohon penjelasnnya dok, Terimakasih

    Mencret dan perut kembung

  • Oleh : Ratu
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Selamat malam bu bidan,
    Bu saya mempunyai balita perempuan dan sekarang ini sudah berumur 6 bulan. Sudah 4 hari ini BAB bayi saya hanya mengeluarkan air dan 2jam sekali bayi saya BAB bu, perutnya juga kembung dan saya raba perut bayi saya hangat bu,, mohon petunjuknya bu, apa yg harus saya lakukan bu, sudah 4 hai ini bayi saya opname di RSU SEMBIRING DELITUA MEDAN BU.

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 8 bulan, 1 minggu yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan