Akibat Kelebihan Air Ketuban Saat Hamil

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan – Air ketuban sangatlah berguna untuk menjaga dan melindungi tubuh bayi supaya dapat berkembang dengan baik. Lalu bagaimana apabila air ketuban dalam rahim berlebihan ? Polyhydramnion yaitu nama lain dari kondisi ibu hamil yang air ketubannya berlebihan yaitu lebih dari 2, 4, sampai 5 liter. Akan tetapi apabila jumlah air ketuban hanya 1 sampai 2 liter saja bisa dipastikan bayi akan tetap sehat, karena 1-2 liter adalah jumlah air ketuban yang ideal untuk rahim.

    Air ketuban sangatlah penting untuk kehamilan, terutama bagi perkembangan janin. Air ketuban dapat melindungi janin saatberusia 12 hari setelah pembuahan. Saat minggu awal kehamilan air ketuban berasal dari persendian air dalam tubuh ibu hamil. Ketika mencapai usia kehamilan 12 minggu air ketuban sebagian besar dipenuhi dari air kencing bayi. Air ketuban akan dihirup oleh sang bayi sebagai udara dan makanan mereka saat berada dalam rahim.

    Adanya air ketuban memungkinkan bayi untuk bergerak , kegiatan ini dapat membantu perkembangan otot dan tulang sang bayi. Air ketuban akan terus bertambah sampai usia kandungan 28 sampai 32 minggu, setelah itu selama 37 sampai 40 minggu jumlah air ketuban akan stabil.

    Ketahui akibat kelebihan air ketuban dalam rahim, debit diluar kisaran batas normal 4 – 5 liter :

    • Akan terjadi peradangan dan luka pada saluran pencernaan janin. karena air ketuban yang terlalu banyak, bayi akan menelan air tersebut dan mengakibatkan asma ketika bayi dilahirkan.
    • Pergerakan bayi yang tidak teratur seperti melayang berenang, jika terus terjadi akan menyebabkan perut ibu terasa tidak nyaman dan nyeri.
    • Rahim ibu hamil ukurannya akan lebih besar dari usia kehamilan yang dapat menyebabkan kulit perut menipis sehingga ibu hamil akan mengalami sering buang air kecil secara terus menerus.
    • Rahim yang semakin membesar ukurannya dalam hitungan minggu, membuat ibu hamil merasakan tidak nyaman saat akan tidur.
    • Dapat menurunkan kualitas nutrsi makanan yang akan diserap janin melalui plasenta dan air ketuban itu sendiri. Asupan nutrisi ibu hamil yang tidak memadai akan mengakibatkan bayi tidak mengalami perkembangan kesehatan dan berat tubuh normal.
    • Pernafasan ibu hamil akan terganggu dan dadanya terkadang sesak, nyeri dan mengalami kesulitan untuk beristirahat.
    • Ibu hamil akan mudah sakit , pegal-pegal dan kelelahan. Hal ini diakibatkan penurunannya kodisi daya tahan tubuh seiring dengan bertambahya usia kehamilan karena saai itu juga jumlah air ketuban akan ikut meningkat.
    • Peregangan rahim dan terjadinya kontraksi secara mendadak yang menyebabkan penekanan sangat kuat pada diafragma atau dinding rahin ibu hamil. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan sesak nafas, perut menjadi sakit atau bertambahnya berat badan.
    • Menyebabkan komplikasi setelah persalinan yaitu terjadi pendarahan pasca persalinan. Terkadang plasenta pada sebagian ibu hamil terlepas dari tempat semula plasenta melekat.
    • Bagian tubuh ibu hamil mengalami pembengkakan, misalkan pada kaki dan tangan.

    Penyebab Air Ketuban Berlebihan Pada Ibu Hamil

    • Adanya infeksi di sekitar rahim yang mengakibatkan kelainan ginjal pada janin dan mengganggu gerakan otot bayi yang baru terbentuk.
    • Produksi urin yang berlebihan pada janin yang disebabkan ibu hamil menderita bahaya diabetes saat hamil atau dalam darahnya memiliki kadar gula tinggi.
    • Adanya kelainan kesehatan janin yang menyebabkan air ketuban berlebihan dan menumpuk. Rusaknya atresia saluran pencernaan dan gangguan pada sauran kencing kongential.
    • Ibu mengalami ciri hamil anak kembar dimana masing-masing memiliki air ketuban yang satu berjumlah sedikit dan yang satunya lagi banyak. Adanya ketidakseimbangan ini memicu air ketuban menjadi berlebihan.
    • Penyumbatan/perlambatan pertumbuhan organ janin yang berhubungan dengan saraf pusat.

    Mengatasi kelebihan air ketuban pada ibu hamil saat usia kehamilannya masih jauh dari usia 36-39 minggu , diantaranya :

    1. Menjalani diet rendah garam yang bermanfaat mengurangi dan mencegah kelebihan air ketuban pada rahim.
    2. Mengkonsumsi obat obatan yang dapat mengurangi cairan ketuban , dengan mengikuti aturan dan rekomendasi dokter.
    3. Pemeriksaan USG dengan resolusi tinggi supaya supaya dapay melihat keadaan bayi termasuk memastikan cairan ketubannya normal atau merugikan bagi perkembangan janin.
    4. Mengeluarkan cairan air ketuban yang berlebihan melalui media jarum yang khusus dan dimasukan pada permuka kulit perut ibu hamil, dengan menggunakan cara Amniosentesis. Tindakan ini tidak hanya untuk menyelamatkan nyawa bayi tetapi juga dapat mengurangi dan menghilangkan rasa tidak nyaman pada tubuh dan sesak nafas yang mengganggu ibu.

    Saat sedang hamil pada trimester pertama baiknya ibu hamil mengatur pola makan dan gaya hidup sehat supaya terhindar dari air ketuban yang berlebihan atau air ketuban yang sedikit. Jangan melakukan kebiasaan buruk ketika sebelum hamil misalkan memakan makanan siap saji, kurang olahraga, merokok, begadang dan malas untuk memeriksa kesehatan pribadi pada dokter. Kebiasaan buruk bisa memicu terjadinya ketidakseimbangan jumlah air ketuban pada masa awal usia kehamilan, pasa saat trimester pertengahan usia kehamilan ataupun saat terakhir usia kehamilan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - August 8, 2016
    Diskusi Dari:
    tickanevianti

    selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

    Dijawab Oleh : tickanevianti
    Diskusi Dari:
    Uchi Susilawati

    Selamat siang Dok. Saya sudah menikah kurang lebih 2 tahunan. Sampai saat ini saya belum hamil juga. Memang dulu saya sempat merasakan haid yang tidak biasanya saya rasakan. Saat ini, saya sedang bekerja di pabrik dan meraskan haid yang tidak biasanya saya rasakan yang membuat saya lemas dan bahkan mengeluarkan gumpalan darah sebesar ati aya. Yang saya mau tanyakan itu berpengaruh tidak dengan masalah kehamilan? soalnya sampai sekarang saya belum hamil juga, padahal sami saya sudah ingin segera memiliki keturunan

    Dijawab Oleh : Uchi Susilawati
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI
    apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan?
    bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

    Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
    Diskusi Dari:
    Cantika Rahayu

    Selamat pagi bu bidan, maaf sebelumnya saya tidak menanyakan bahasan kesehatan. Saya memiliki anak usia 8 tahun. Ia sekarang baru masuk kelas 3 SD. Sewaktu kecil anak saya itu nurut sama saya, tapi semakin besar kok dia malah sulit untuk diatur. Apa yang salah dengannya atau saya sendiri yang salah mendidiknya selama ini ? Mohon penjelasannya bu bidan. Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Santana jaya

    Assalamualaikum dok saya mau tanya,saya mengalami keluar gumpalan darah dan rasa sakit pada bagian bawah perut apakah saya mengalami keguguran atau tidak

    Dijawab Oleh : Santana jaya