×

Cara Cepat Hamil Bagi Penderita Penyakit Kista

Bagikan Artikel :

Sebagai seorang ibu yang mendambakan anak dan ingin cepat-cepat hamil, tentu menjadi kekhawatiran tersendiri jika kemudian hal ini terhambat oleh tumbuhnya kista. Sayangnya, kasus ini masih cukup banyak terjadi di masyarakat, namun Anda tidak perlu khawatir bunda, sebab bunda hanya perlu mengetahui kiat-kiat dan cara cepat Hamil bagi penderita kista yang banyak dianjurkan oleh dokter-dokter ahli. Sebelum mengetahui caranya, ada baiknya kita sedikit mengetahui penjelasan bagaimana kista ini bisa tumbuh dan nanti dilanjutkan pada fokus topik yang akan kita bahas pada curhatbidan.com.

Mengenal kista, untuk mengetahui bagaimana cara penanganannya.

Related Posts :

    Kista termasuk jenis penyakit yang kerapkali dikaitkan dengan masalah kesuburan bunda. Bunda tidak pelru takut dan cemas saat divonis menderita kista, sebab kista bersifat jinak dan berukuran kecil dan tidak akan mempengaruhi kesuburan.

    Kista yang harus diwaspadai adalah ketika kista ini bersifat abnormal, dengan kondisi kista yang terus membesar ukurannya. Selain itu, kista abnormal ini biasanya memiliki cairan-cairan di dalamnya yang berasal dari Curpus Luteum. Curpus Luteum ini berfungsi sebagai penyedia progresteron dalam mempertahankan janin di saat masa-masa kehamilan. Di masa kehamilan nanti pasti akan ada perpindahan progresteron yang fungsinya bekerja dalam menjadi plasenta pada usia kehamilan 4 bulan dan akan menyusut dengan sendirinya.

    Kista yang terjadi di masa kehamilan.

    Jenis kista yang biasanya terjadi pada ibu hamil diantaranya adalah kista Ovarium dan kista Endometriosis. Kista Ovarium pada umumnya tidak berpengaruh pada kesuburan sehingga tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan anak atau segera hamil. Namun, jika kista tersebut kemudian terus berkembang membesar hingga berukuran 6 cm – 8 cm, maka inila yang jadi masalah, terlebih jika bunda sedang dalam kondisi hamil. Pada kasus lain, kista yang tumbuh saat kehamilan ada kemungkinan untuk mengakibatkan berkembang dan tumbuh batang yang akan memutar dan pecah yang pada akhirnya mengakibatkan rasa sakit dan membutuhkan penanganan medis untuk mengatasinya. Walaupun termasuk kondisi yang tidak akan menggangu perkembangan janin akan tetapi jika sakit ini menggangu akan mengakibatkan prematur.

    Pada kista Endometriosis, sebenarnya Endometriosis tidak selalu membentuk kista, namun kebanyakan yang menyerupai kista. Faktanya kista adalah neoplasma sedangkan Endometriosis merupakan kelenjar yang berada pada dinding rahim yang sifatnya tidak normal dan tumbuh berkembang di luar rahim. Kista Endometriosis inilah yang biasanya menggangu kesuburan dan berakibat pada adanya perlengkata, menyebabkan terjadinya proses lepasnya sel telur yang matang akibatnya akan menyulitkan penangkapan oleh ujung tuba fullopi. 

    Dari segi imunolosis, kondisi dapat menghambat kesuburan yang akhirnya memunculkan adanya reaksi-reaksi pada kekebalan yang mengganggu fungsi sel telur, sperma, embrio yang alami. Akibat Endometriosis yang terus berkembang, kondisi ini nantinya berakibat pada kesulitan hamil.

    hal ini dibuktikan pada sebuah penelitian yang mengungkapkan 40 % perempuan sulit hamil karena adanya endometriosis di dalam rahimnya. Pada penderita Endometriosis ringan (yaitu dalam stadium 1 dan stadium 2) mereka bisa kembali hamil secara normal. Namun jika Endometriosis berat (yaitu pada stadium 3 dan stadium 4) maka akan sulit untuk hamil meskipun telah melakukan pengobatan.

    Cara Cepat Hamil Bagi Penderita Penyakit Kista.

    1. Saat berhubungan intim, sebaiknya suami menggunakan posisi diatas dan pastikan ejakulasi sedalam mugkin. Hal ini bisa jadi bantuan yang tepat agar sperma cepat sampai ke rahim dan ovum. Setelah itu, mohon maaf, pada bagian pantat diganjal dengan bantal dan kaki ditekuk (seperti sedang senam hamil) selama 20-30 menit.

    2. Rajin mengkonsumsi sayuran hijau dan buah agar Anda dan suami semakin subur.

    3. Berolahraga dengan teratur, minimal 3 kali dalam seminggu.

    4. Mengkonsumsi Vitamin E.

    Kesimpulannya, selalu bertindak dengan kewaspadaan, dan konsultasikan dengan dokter  apakah kista masih bisa dibiarkan hilang dengan sendirinya sebagai solusi yang mungkin paling baik sehingga tidak membahayakan kesuburan Anda.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 8, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    ASI

  • Oleh : erni uli
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    bu bidan saya saya seorang ibu yg lagi menyusui,anak saya baru berumur 2,5 bulan,waktu lahir asi saya blm keluar sampai hari ke 3 setelah operasi namu anak saya gak mau menyusui langsung,jadi saya harus pumping,sementara dari PD saya setia setengah jam asi sudah menetes,jadi per dua jam saya pumping bisa sampai 500-600 ml
    nah karena saya sdh kerja saya jarang pumping akhirnya sekarang asi saya terjun bebas sekali pumping cuma 60 ml,sedih bu bidan anak saya jadi rewel
    apa yg saya harus lakukam agar asi saya bisa kembali banyak ?
    dan apakah masih mungkin bisa banyak
    Terimakasih sebelumnya

    apa pengaruh dari ibu hamil yang sering buang-buang air (maaf) mencret?

  • Oleh : Via
  • 5 tahun, 8 bulan yang lalu

    ibu bidan, saya mau bertanya tentang istri saya yang mengalami buang-buang air mencret, katanya perutnya tidak enak seperti ada bunyi air deras, dia juga punya maag. apa bahaya nanti buat janin di dalam perutnya?

    Berhubungan saat haid

  • Oleh : Aulia Aulia fahra
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya, Saya itu berhubungan suami istri saat saya haid hari ke 4, saya kira saat itu sudah tidak keluar lagi, tapi ternyata waktu saya berhubungan kok tiba2 saya haid lagi. Tapi masih sempat mengunakan kondom sih dok, kira2 apakah saya dan suami aman ? Ataukah saya bisa hamil ya dok, soalnya keesokan harinya darah haidku sudah hilang lalu suami tidak mengunakan kondom lagi dok. Mohon sawabannya

  • Oleh : Aulia Aulia fahra
  • Lidah Bermasalah

  • Oleh : Karmila
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang Dok, dok saat ini saya sedang panas dalam, dan ada 3 titik dan terus membesar. Saat ini sayah merasakan risih saat mengkonsumsi makanan pedas dan juga asin dan bahkan jika saya menelan makanan saya merasakan sakit, itu kenapa ya dok?

    tentang keputihan

  • Oleh : Lisa Qoriana
  • 2 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat malam Bu, maaf mengganggu waktunya, nama saya Lisa Qoriana usia 18 tahun, saya mengalami keputihan dengan gejala bentuknya seperti putih telur begitu pula warnanya dan terkadang bau, perut saya juga rasanya kurang nyaman, obat apakah yang bisa saya beli di apotik? Terimakasi Bu

    Tanya Bidan