×

Tips Mencegah Retina Mata Robek Saat Proses Persalinan

Bagikan Artikel :

Tips Mencegah Retina Mata Robek Saat Proses Persalinan | Trimester ketiga merupakan saat-saat dimana munculnya perasaan gembira dan hal yang di nantikan oleh ibu hamil, menjelang proses persalinan tiba. Namun, apakah Anda sudah tahu bahwa persalinan tidak hanya mempersiapkan diri menjadi seorang ibu, namun juga mempersiapkan kondisi fisik dan persiapan lainnya untuk mencegah cedera serius yang mungkin terjadi saat proses persalinan, salah satunya mengakibatkan cedera pada bagian mata atau dikenal dengan retina robek atau ablasio retina. Memang, hal ini bukanlah hal yang umum dan hanya sebagian kecil saja para wanita dapat mengalaminya. Namun tidak ada salahnya, jika Anda mengetahui lebih dalam mengenai retina robek saat persalinan. Agar pencegahan dan beberapa tips untuk mengatasinya dapat Anda pelajari dan diterapkan saat keadaan yang tidak diinginkan tersebut datang.

Hubungan Antara Retina Mata Dan Kehamilan

Retina merupakan bagian yang paling rentan dari sistem penglihatan selama kehamilan atau persalinan. Lapisan retina yang tipis, jaringan saraf yang terletak di bagian dalam belakang bola mata, dan menyerap cahaya. Ini merupakan struktur kompleks dan lapisan tipis yang peka cahaya, fotoreseptor adalah aspek utama dari itu. Retina mata bertanggung jawab untuk persepsi gambar, yang diproyeksikan pada retina melalui kornea dan lensa kristal, dan itu dikonversi menjadi pulsa saraf ditransmisikan ke otak. Masalah retina utama adalah: distrofi retina , perforasi retina , ablasi retina .

Nah ablasi retina atau dikenal dengan robeknya retina mata saat persalinan memang dapat terjadi pada wanita yang memiliki kondisi kesehatan mata yang buruk atau memiliki gangguan pada mata seperti rabun jauh, yang berkisar minus 4-7. Pada wanita yang memiliki riwayat keluarga yang mengalami retina robek, akan menjadi dua kali lipat lebih tinggi dari pada wanita yang pernah mengalaminya.

Anda tidak perlu merasa sangat khawatir, karena risiko ini hanya terjadi pada jenis mata yang mempunyai kelainan seperti katarak, gangguan retina dan bola mata merembes. Risiko tertinggi berikutnya adalah wanita yang mempunyai trauma seperti gegar otak pada area mata, dan tekanan di dalam bola mata.
Seseorang yang mempunyai gangguan pada retina matanya seringkali tidak menyadari dan menganggap kesehatannya baik baik saja.

Tips Mencegah Retina Mata Robek Saat Proses Persalinan

Dalam rangka untuk mencegah kemungkinan komplikasi mata selama kehamilan dan melahirkan, perlu untuk mengevaluasi terlebih dahulu kondisi sistem visual dari ibu dan memeriksa retina. Dokter mata sangat menyarankan untuk memiliki pemeriksaan penglihatan pada minggu 10 sampai 14 kehamilan terlepas dari penglihatan normal Anda dan keluhan apapun.
Selain pemeriksaan sistem visual umum fundus mata melalui pupil melebar harus diperiksa dengan segala cara. Jika tidak ada kesalahan yang ditemukan sebagai hasil dari diagnosa, pemeriksaan berikutnya harus dijadwalkan lebih dekat ke akhir kehamilan, yaitu minggu 32-36. Jika Anda memiliki miopia namun menurut dokter mata Anda harus memeriksa mata Anda setiap bulan.

Dan berikut ini penting bagi Anda yang memiliki risiko tinggi untuk mengalami retina mata robel atau terlepas saat persalinan, untuk melakukan beberapa pencegahan dan penanggulangannya seperti dibawah ini :

Related Posts :
    1. Usahakan untuk menghilangkan kebiasaan mengejan ketika sedang buang air besar atau BAB. Sehingga disarankan untuk mengkonsumsi banyak makanan serat, dan lebih bagus dari sayur dan buah.
    2. Hindari mengangkat benda atau barang barang yang berat, yang biasanya membuat Anda mengejan.
    3. Sebelum hari persalinan tiba, konsultasikan dengan dokter mata dan dokter kandungan Anda, untuk memilih cara persalinan yang aman dengan gangguan mata yang Anda miliki.
    4. Apabila penipisan pada mata terjadi sebelum persalinan, Anda dapat melakukan pelekatan kembali dengan menggunakan leser jauh hari sebelum persalinan tiba.
    5. Pertimbangkan mengenai persalinan yang Anda pilih, jika mengalami cekungan, pendataran atau penipisan pada retina, maka lebih baik untuk menjalani proses persalinan dengan operasi Caesar.
    6. Apabila terjadi pengelupasan retina mada pada saat proses persalinan, harus segera direkatkan kembali.
    7. Atau Anda bisa memilih persalinan normal dengan bantuan vakum sehingga proses mengejan lebih kecil, namun jika kondisi kesehatan Anda memungkinkan.

    Nah itulah penjelasan lebih lanjut mengenai albasi retina pada persalinan dan beberapa tips mencegah retina sobek saat proses persalinan. Terimakasih sudah berkunjung ke Bidan Online 🙂

    Baca juga : Risiko Bayi Lahir Sungsang Dan Tips Kelahiran Sungsang

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 3, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi

  • Oleh : Rianti
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Saya mau tanya, jadwal menstruasi saya biasanya tanggal 5 tapi skr sudah tanggal 19 belum juga mens, kira2 penyebabnya apa ya?

    Cara merawat kehamilan kembar agar tetap sehat

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Hasil dari pemeriksaan saya dinyatakan mengandung anak kembar dan ini menjadi hal yang paling menyenangkan bagi saya dan keluarga saya. Untuk menjaga ibu dan janin tetap sehat, sebaiknya apa saja yang harus dihindari dan dilakukan?

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • Bayi Usia 2 Minggu Belum BAB 9 Hari

  • Oleh : Ivie Suci
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    Halo dok, saya Resy saat ini usia bayi saya 2 minggu dan saat usia 4 hari bayi saya disinar selama 2 hari, selama disinar bayi saya diberikan susu formula untuk antisipasi dehidrasi dan pulang kerumah banyak bayi saya banyak bab. Tapi sampai sekarang ini sekitar 9 hari dengan full asi belum bab juga, padahal minum asinya banyak dan buang air kecilnya juga cukup banyak. Ada yang harus dikhawatirkan ga yah dok ?

    Maternitas

  • Oleh : Laela Cahyana
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum, bu saya udah telat haid 19 hari biasanya bulan² kemarin haid lancar dan selama setahun nikah saya gak pernah ikut program Kb atau yang lain nya, maaf bu pertanyaan saya sedikit jorok waktu tadi pagi saya kira haid soalnya miss V basa banget, pas saya colek pake tissue ternyata kaya keputihan kentel banget bu? Dan saya belum coba tespack, apa kemungkinan saya hamil bu?

    kehamilan

  • Oleh : dita febri
  • 7 bulan, 1 minggu yang lalu

    Siang,saya mau tanya bu saya hamil udah 7 bln…waktu itu saya mlakukan hbungan tpi knapa ya setelat berhubungan pasti perut saya kencang dan pinggang sakit itu knapa ya?

  • Oleh : dita febri
  • Tanya Bidan