Tips Cepat Hamil Bagi Ibu Muda Usia 20 Tahun

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Selamat datang di website kami Bunda. Bagaimana kehamilan Anda? Apakah baik-baik saja? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja dan untuk Bunda yang belum mendapatkan kabar baik tentang kehadiran calon buah hati, jangan bersedih hati. Selalu berusaha, dan berdoa juga menjaga kesehatan adalah salah satu cara terbaik yang bisa kita lakukan.

    Bagi ibi hamil muda di usia 20 tahun, usia ini sudah dianggap sebagai usia yang cukup untuk hamil. Sebab, jika kehamilan terjadi di usia 30 tahun, kondisi kehamilannya akan sangat beresiko, walaupun hal ini kembali pada bagaimana kondisi tubuh dan calon ibu. Bagi mereka yang menikah di usia 20 tahun, dan ingin segera mendapatkan momongan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dan membantu mempercepat kehamilan.

    Cara cepat hamil bagi ibu muda usia 20 tahun sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu menjaga pola hidup agar tetap sehat dengan mengatur pola makan. Seperti misalnya, mengkonsumsi makanan yang sehat, baik untuk persiapan kehamilan dll. Lalu, ada tambahan tentang tips cepat hamil bagi ibu muda. Apa saja tipsnya? Ini dia selengkapnya.

    1. Memperbanyak konsumsi makanan sayuran dan buah-buahan.

    Seperti yang Bunda ketahui jika sayudan dan buah-buahan adalah makanan wajib yang harus kita konsumsi setiap harinya untuk mendapatkan kebutuhan gizi dan nutrisi yang tidak sempat kita dapatkan. Begitupun pada calon ibu hamil, nutrisi yang didapat dari konsumsi makanan tersebut bukan hanya untuk meningkatkan vitalitas, tapi juga kesuburan. Dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur segar, kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan kehamilan lebih cepat. Jenis buah-buahan seperti pepaya, apel, wortel, dan alpukat sangat baik jika dikonsumsi secara rutin. Pastikan untuk tetap memenuhi kebutuhan kalsium, zat besi, vitamin B complex, vitamin D, dan protein untuk menyiapkan tubuh agar dapat dengan mudah hamil.

    2. Menstabilkan emosi setiap hari.

    Kadang-kadang emosi menjadi tidak terkontrol. Namun, emosi juga termasuk “musuh” bagi ibu hamil. Maka dari itu, calon ibu harus tetap belajar dalam mengelola emosi sebesar apapun itu. Sebab, saat hamil emosi adalah salah satu yang berpengaruh untuk perkembangan bayi di dalam kandungan. Untuk itu, sebelum Bunda memutuskan untuk hamil, pastikan terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana cara mengelola emosi dengan baik. Faktanya, emosi yang tidak terkontrol pada akhirnya menimbulkan stres, dan akan berpengaruh pada perkembangan bayi yang ada didalam kandungan.

    3. Berolahraga dengan rutin untuk meningkatkan vitalitas tubuh.

    Berolahraga adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh calon ibu. Dengan rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik secara rutin tentu bukan hal berat terlebih bagi Anda yang berusia 20 tahun. Kondisi tubuh masih bisa dibilang cukup kuat untuk berolahraga rutin. Olahraga juga termasuk cara yang cukup efektif dalam membantu menstabilkan produksi hormon tubuh. Olahraga juga baik dalam meningkatkan vitalitas serta kesuburan.

    4. Berhenti mengkonsumsi obat-obatan.

    Jika tidak sakit atau tidak terlalu membutuhan obat-obatan, sebaiknya jangan dikonsumsi, sebab kondisi ini berdampak pada penumpukan racun di dalam tubuh. Tidak hanya itu, kebiasaan buruk seperti begadang, minum-minuman beralkohol, dan merokok dapat menurunkan vitalitas tubuh, menumpuk racun yang beresiko menganggu kesuburan hingga menyulitkan tubuh untuk bereproduksi dengan normal.

    Penting bagi calon ibu hamil yang masih berusia 20 tahun untuk berkonsultasi dengan dokter dalam pemeriksaan kondisi rahim. Jangan malu untuk berkonsultasi tentang waktu terbaik dalam berhubungan intim agar bisa meningkatkan peluang lebih besar untuk kehamilan.

    Semoga tips diatas bermanfaat, salam!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - October 25, 2017
    Diskusi Dari:
    henrylizotte

    Bagaimana mengatasi stres saat hamil

    Dijawab Oleh : henrylizotte
    Diskusi Dari:
    Aryanto Id

    assalamu’alaikum
    bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Amel Fayunl

    Siang Bu..
    Saya sekarang lagi hamil usia kandungan saya sudah memasuki 24 minggu, tapi akhir-akhir ini daerah vagina dan selangkangan saya sering sakit, terus mau pindah posisi tidur rasa sakitnya itu semakin terasa, apakah itu berbahaya untuk saya dan janin?

    Dijawab Oleh : Amel Fayunl
    Diskusi Dari:
    Della Aprita

    Pagi dok. Saya seorang ibu yang memiliki anak berusia 7 bulan. Saat ini anak saya sering kali mengeluarkan darah dari bagian hidungnya yang disertai dengan panas dan juga mata merah. Terusterang saya sebagai orang tua merasakan khawatir dengan keadaan anak saya yang masih balita ini. Kalau boleh tau ini itu jenis gejala penyakit apa ya dok? Tolong berikan penjelasannya, terimakasih.

    Dijawab Oleh : Della Aprita
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI
    apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan?
    bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

    Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo