×

Cara Menggunakan Alat Test Kehamilan Yang Benar

Bagikan Artikel :

Salah satu hal yang sangat diinginkan oleh pasangan setelah menikah yaitu memiliki anak, terutama bagi mereka yang sudah menikah cukup lama namun masih belum dikaruniai anak. Tanda-tanda kehamilan banyak sekali dirasakan oleh seorang wanita tetapi sayangnya ciri-ciri tersebut tidak pasti dan hasilnya tentu akan mengecewakan.

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah seorang wanita itu hamil atau tidak, yakni dengan memperhatikan tanda-tanda fisik yang berubah atau mungkin bisa dengan pemeriksaan laboratorium karena pada dasarnya tanda dan ciri-ciri wanita hamil bisa diketahui berdasarkan bentuk fisik tetapi untuk memastikan hamil atau tidaknya maka diperlukan alat test kehamilan.

Tespek merupakan suatu alat test kehamilan melalui urin dengan cara sendiri, jadi anda tidak perlu repot melakukan test kehamilan di laboratorium. Kelebihan tespek atau home pregenancy test pada kaum wanita yaitu sangat mudah digunakan karena saat test kehamilan dengan menggunakan tangan sendiri. Ada dua bentuk tespek yaitu tespek strip dan compact.

Tespek atau alat test kehamilan di rumah dapat bekerja dengan mendeteksi adanya hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang berada didalam urin wanita. HCG dikenal sebagai hormon kehamilan dan hanya ditemukan pada wanita hamil.

Hasil dari tespek atau alat test kehamilan merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh calon ibu yang sedang menanti calon bayi, dan pastinya untuk yang baru pertama kali akan mengalami masa yang disebut hamil. Apabila hasil dari test kehamilan atau tespek positif maka itu dinyatakan hamil, jadi memilih alat test kehamilan tespek yang baik dan cara menggunakan alat test kehamilan yang benar bisa membantu anda untuk mendeteksi dini kehamilan dan tentu berguna bagi keselamatan janin.

Berikut ini Cara Menggunakan Test Kehamilan Yang Benar

1. Beli lah alat test kehamilan

Banyak merk alat test kehamilan namun sebenarnya merk tidak berpengaruh banyak. Karena semua alat test kehamilan bekerja dengan cara yang sama yaitu dengan melalui deteksi kadar hormon HCG didalam urin anda. dan disarankan agar anda memeriksa alat test kehamilan tersebut memeriksa tanggal kadaluarsa yang terdapat pada kotak atau memeriksa dengan kondisi kotak yang utuh tanpa cacat dan sobekan apapun. Hal ini bisa mempengaruhi hasil test anda. Maka dari itu, pertimbangkan untuk memilih merk yang memberikan anda dua alat test dalam satu kotak, apalagi jika anda ingin melakukan test secepat mungkin. Dengan demikian, anda harus menunggu dalam waktu satu minggu untuk kembali melakukan test ulang, jika saat pertama kali hasil yang anda peroleh negatif.

2. Tentukan waktu yang tepat

Related Posts :

    Berdasarkan alat tespek yang anda pilih, produsen menganjurkan agar wanita melakukan tes urin dipagi hari karena urin pagi mengandung HCG lebih tinggi dibanding waktu yang lain. Sebagian besar para ahli berpendapat bahwa jika anda tidak harus menunggu hingga satu hari setelah anda terlambat datang bulan, namun selama anda menunggu dalam waktu satu minggu dianggap sebagai yang terbaik. Tetapi sebagian besar orang sulit untuk menunggu karena penasaran, dibalik hal itu menunggu dapat memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi saat anda melakukan tes karena kadar HCG meningkat dengan sangat cepat pada wanita hamil.

    3. Baca petunjuk pengguna

    Apabila anda sudah siap untuk melakukan test kehamilan, sebaiknya anda membaca petunjuk dengan teliti karena kemungkinan besar cara pemakaian dari setiap tespek berbeda. Walaupun sebagian besar alat test kehamilan terlihat sama tetapi mengikuti petunjuk yang tertera dalam kotak sangat penting dilakukan karena bisa saja berbeda antara satu merk ke merk lainnya. Dan sebaiknya anda memahami simbol yang digunakan sebelumnya untuk menghindari anda dari kepanikan saat anda mencari petunjuk setelah keluar hasilnya.

    4. Periksa hasil

    Jika waktu yang dinyatakan dalam petunjuk sudah lewat, untuk melihat hasilnya maka periksa stik test. Symbol yang digunakan untuk mengetahui bahwa anda hamil atau tidak banyak berbeda dengan test yang lain, maka baca kembali petunjuknya jika anda tidak yakin. Karena sebagian besar alat test kehamilan di rumah memiliki tanda seperti plus atau minus atau bisa juga dari perubahan warna tertentu dan mungkin kata ‘hamil’ dan ‘tidak hamil’ yang tampak pada layar tepek digital.

    5. Tempatkan alat test dengan posisi menghadap keatas

    Setelah melakukan tes urin disarankan untuk menempatkan alat tespek dengan petunjuk hasil menghadap keatas, maka tunggu beberapa saat sampai ada hasil yang muncul. Untuk mendapatkan hasil yang akurat maka membutuhkan waktu sampai 10 menit untuk mengetahui hasil yang akurat.

    6. Perhatikan daerah kontrol pada alat

    Daerah kontrol seharusnya dapat berubah menjadi lebih gelap ketika di lewati oleh urin. Sebagian besar dari daerah kontrol pada alat akan memperlihatkan garis atau simbol tertentu untuk menunjukan bahwa test tersebut gagal. Jadi bila indikator pada daerah kontrol tidak muncul, besar kemungkinan alat test anda tidak valid atau tidak berfungsi.

    7. Hasil negatif tidak berarti tidak hamil

    Apabila anda melakukan test sebelum seminggu setelah siklus haid maka sebaiknya untuk menunggu dalam waktu seminggu, maka bila anda masih belum haid juga bisa juga hasil testnya itu positif.

    Demikian informasi mengenai cara menggunakan alat test kehamilan (Test Pack) yang benar yang dapat curhat bidan sampaikan. Semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 26, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Pusar bayi yang bernanah

  • Oleh : audrycolunga4
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Pagi bu bidan saya mau bertanya nih bayi saya baru 3 hari tali pusarnya udah putus namun hingga saat ini pusarnya bernanah sudah di periksa ke bidan namun bidan hanya membersihkannya dengan kain kasa yang di basahi alkohol. Dan saat ini pusar bayi saya masih bernanah dan berair. Apakah ini infeksi ya bu bidan dan bagaimana cara mengobatinya. Mohon jawabannya bu trims

    menderita tifus saat hamil

  • Oleh : puji
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    selamat siang, saya mau bertanya bu, apa bahaya penyakit tifus saat hamil? terima kasih, saya sangat tunggu jawabannya

    Apakah Ada Cara Untuk Meringankan Rasa Sakit Saat Bersalin?

  • Oleh : Fitriyan Tng
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    Sore bu bidan, alhamdulillah bulan ini menginjak usia kehamilan 9 bulan. Dan ini adalah kehamilan kedua saya. Biasanya saat menuju proses lahiran ada beberapa rasa sakit, apakah ada beberapa tips untuk meringankannya? Saya khawatir, karena kelahiran anak saya yang pertama itu rasa sakitnya parah sekali bu bidan.
    Saya tunggu jawabannya ya, terimakasih 🙂

    Persalinan Caesar

  • Oleh : Day
  • 2 tahun, 9 bulan yang lalu

    Persalinan pertama saya mengalami gangguan medis yang mengharuskan saya operasi caesar, dan yang mau saya tanyakan adakah resiko bagi saya yang sebelumnya melakukan operasi caesar, dan lantas dikehamilan kedua saya ingin memlih jalan persalinan normal ? Mohon penjelasannya bu bidan

    puasa dan berat badan janin

  • Oleh : tickanevianti
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan